Ular Kepala 2
Cylindrophis melanotus
Ular pipa hitam (Black Pipe Snake) merupakan ular tidak berbisa yang endemik Indonesia. Tubuhnya berbentuk silindris dengan sisik licin dan mengilap. Ular ini lebih banyak hidup di permukaan tanah atau bersembunyi di dalam tanah, serasah, dan kayu lapuk.
Deskripsi
Ular pipa hitam memiliki tubuh silindris, kepala kecil yang tidak terlalu berbeda dari leher, serta ekor pendek dan tumpul. Panjang tubuhnya dapat mencapai sekitar 60 sentimeter. Bagian punggung umumnya berwarna hitam atau cokelat kehitaman dan tampak mengilap, sedangkan bagian bawah tubuh memiliki pola berwarna lebih terang.
Spesies ini bersifat semi-fosorial, yaitu lebih banyak beraktivitas di permukaan dan lapisan tanah. Ular pipa hitam sering ditemukan di bawah serasah daun, batu, batang kayu lapuk, atau tanah yang lembap. Ular ini dapat menghuni hutan primer maupun hutan sekunder, dari dataran rendah hingga ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut.
Ketika merasa terancam, ular ini dapat menyembunyikan kepala dan mengangkat atau menggulung ekornya. Bentuk ekornya yang menyerupai kepala berfungsi untuk membingungkan pemangsa. Ular pipa hitam tidak berbisa dan tidak berbahaya bagi manusia. Makanannya diperkirakan berupa hewan kecil yang hidup di tanah, termasuk ular kecil, belut, dan vertebrata kecil lainnya. Keberadaannya membantu menjaga keseimbangan ekosistem hutan.
Penyebaran
Ular pipa hitam merupakan satwa endemik Indonesia yang tersebar di Pulau Sulawesi serta beberapa pulau di sekitarnya, seperti Tangkoko, Kepulauan Sangihe dan Tabukan, Buton, dan Bacan. Di Pulau Sulawesi, spesies ini dilaporkan tersebar cukup luas dari dataran rendah hingga kawasan pegunungan.
Di Sulawesi Utara, salah satu lokasi penemuannya adalah kawasan Gunung Mahawu, Kota Tomohon. Lingkungan Gunung Mahawu yang lembap, berhutan, dan memiliki banyak serasah menyediakan habitat yang sesuai bagi ular ini. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya kawasan Gunung Mahawu sebagai habitat reptil asli Sulawesi. The Reptile Database dan Ecology Asia
