Kuskus
Ailurops ursinus
Kuskus beruang Sulawesi merupakan mamalia berkantung endemik Sulawesi dan pulau-pulau di sekitarnya. Satwa penghuni pepohonan ini memiliki tubuh berbulu tebal, ekor panjang yang dapat mencengkeram, dan bergerak perlahan di antara cabang-cabang pohon.
Deskripsi
Kuskus beruang Sulawesi atau Kuse memiliki tubuh besar dan kekar dengan bulu tebal berwarna abu-abu, kecokelatan, hingga hampir hitam. Wajahnya pendek, telinganya kecil, dan ekornya panjang. Sebagian permukaan ekornya tidak berbulu dan dapat digunakan untuk mencengkeram cabang. Ekor tersebut berfungsi seperti anggota tubuh tambahan yang membantu kuskus menjaga keseimbangan dan bergerak di atas pohon.
Satwa ini bersifat arboreal atau menghabiskan sebagian besar hidupnya di pepohonan. Berbeda dengan banyak jenis kuskus lain yang aktif pada malam hari, kuskus beruang Sulawesi lebih sering beraktivitas pada siang hari. Gerakannya lambat dan sebagian besar waktunya digunakan untuk beristirahat.
Makanan utamanya adalah daun, terutama pucuk dan daun muda. Satwa ini juga memakan bunga, kuncup, buah yang belum matang, serta bagian tumbuhan lainnya. Penelitian di Tangkoko menunjukkan bahwa kuskus beruang memakan sedikitnya 31 jenis tumbuhan dan menggunakan sekitar 63 persen waktunya untuk beristirahat.
Kuskus beruang dapat ditemukan sendirian, berpasangan, atau dalam kelompok keluarga kecil. Sebagai mamalia berkantung, anak yang baru dilahirkan akan berkembang dan memperoleh perlindungan di dalam kantong induknya. Ancaman utama terhadap kelestariannya adalah perburuan untuk dikonsumsi, perdagangan satwa, pembukaan hutan, pertambangan, serta terputusnya hubungan antarkawasan hutan.
Penyebaran
Kuskus beruang Sulawesi merupakan satwa endemik Pulau Sulawesi dan beberapa pulau di sekitarnya. Di Sulawesi Utara, salah satu habitat pentingnya adalah kawasan Cagar Alam Tangkoko–Batuangus dan Duasudara di Kota Bitung. Satwa ini menghuni hutan hujan tropis, terutama hutan dataran rendah yang memiliki tajuk pepohonan rapat dan sumber makanan yang mencukupi.
Kuskus beruang yang terdapat di Kepulauan Talaud merupakan spesies berbeda, yaitu kuskus beruang Talaud (Ailurops melanotis), bukan Ailurops ursinus. Informasi mengenai makanan dan aktivitas A. ursinus di Sulawesi Utara didukung oleh Journal of Mammalogy dan informasi habitat oleh Animal Diversity Web.
